Feed on
Posts
Comments

valentine2008-01.jpg

imlek2008-01-copy.jpgTahun ini tahun pertama aku dan okta merayakan imlek alias sin cia alias lunar new year sebagai sepasang suami istri. Yang artinya tahun ini akan jadi tahun pertama kami ga dapet ang pao, dan menjadi tahun pertama pula kami harus bagi ang pao hehehhe.. Rasanya aneh sekali, karena biasanya dapet ga perlu mikir cari amplop dan ngisi duit, eh hari ini aku harus mengejar ke atm agar bisa mengisi amplop ang pao. Sayangnya, atm deket kantor lagi off line.. oh nasib…. ntar malem aku harus mencari atm lagi nih….

Selamat merayakan bagi yang merayakan, selamat datang di tahun tikus ini, semoga Tuhan memberkati (ehm… apalagi yach….), semoga banyak rejeki, semoga diberi kesehatan yang baik, diberi kebahagiaan, dan penuh kasih sayang dalam keluarga.

Beberapa minggu terakhir ini aku sedang ada project di kantor. Project yang deadlinenya sangat mepet bahkan cenderung mustahil untuk dipenuhi. Singkat cerita tanggal 25 januari kemarin akan diadakan simulasi kecil untuk melihat bagaimana hasil dari project tersebut di gunakan di operasional dan keputusan tanggal 25 januari itu diumumkan pada tanggal 21 Januari 2008 malam. 

Tanggal 22 januari 2008. Saat bangun pagi aku sudah demam, badan pegal-pegal, tenggorokan sakit banget. Okta sudah minta aku untuk tidak masuk kantor dengan kondisi kesehatan seperti itu. Tapi mengingat jadwal simulasi tanggal 25 Januari jadilah aku tetap memaksa untuk masuk kantor. Alhasil dengan wajah bersungut okta mengijinkan aku untuk berangkat kantor. Dan untuk mentoleransi kekesalannya aku pulang agak cepat - alias ga pake lembur.

Tanggal 23 Januari 2008, Jadwal semakin ketat. Hari itu user bersiap memasukkan data-data yang dibutuhkan, sementara itu tenggorakan sudah semakin sakit, batuk-batuk kecil sudah mulai keluar dan sariawan di lidah makin bikin tersiksa. Okta sudah mulai mengomel dan minta aku untuk tidak lembur hari ini karena kondisi kesehatan ku semakin buruk. Tapi apa boleh dikata, kerjaan berkata lain. Hari itu aku pulang jam 00.05 dari kantor dan jam 01.00 pagi baru sampai rumah.

Tanggal 24 Januari 2008. Persiapan akhir dilakukan. User melanjutkan input data, setting-setting dilakukan. Tenggorokan udah ga sakit tapi gatal setengah mati, batuk udah semakin sering, suara udah mulai hilang (sampai aku merasa perlu merekam suaraku karena waktu itu srasa punya suara ala dewi persik), badan udah mulai lemes. Hari ini okta udah ga ngomel lagi, karena mungkin udah pasrah. Dan aku berterima kasih atas pengertiannya. Malam ini aku pulang pukul 10.15 dari kantor diantar mobil kantor. Ditengah jalan, karena drivernya kasian melihat kondisiku maka dia dengan inisiative pribadi menganjurkan aku untuk berhenti di apotik dan membeli obat. Untungnya sih masih ada yang buka, jadilah aku mampir beli obat dulu sebelum sampai ke rumah. Sebenarnya aku sudah pengen ke dokter sejak awal-awal aku flu, karena begitu aku flu maka dapat dipastikan bakal parah. Tapi hidup mengatakan lain, jangankan ke dokter buat tidur aja masih ga cukup waktu.

Tanggal 25 Januari 2008, The D day for simulation. Hari ini begitu sibuknya. Kondisi kesehatanku semakin parah saja. Batuk semakin sering, tenggorokan semakin gatal, badan semakin pegal-pegal. Bagaimanapun juga minum obat tanpa istirahat yang cukup yah ga mungkin sembuh lah. Untungnya aku cukup terhibur karena simulasi berjalan dengan baik dan sukses. Hari ini okta minta aku ga lembur lagi, aku pun berharap demikian. Hari ini aku pulang pukul 08.00 dari lokasi simulasi, dan baru pulang pukul 09.30 dari kantor, dan sampai rumah pukul10.30.  Yah ternyata ga kesampaian juga mau pulang cepet.

Dari tanggal 22 januari 2008 aku sudah bilang ke boss bahwa aku ga mungkin minta ijin ga masuk sampai tanggal 25 januari 2008, oleh karena itu aku mohon ijin senin tanggal 28 januari untuk istirahat sakit - meskipun tetep aja ngerjain deadline dari rumah-. Tapi kayanya banyak yang keberatan jika aku ga masuk tanggal 28 januari tersebut. Karena tanggal 29 Januari 2008 bakal diadain simulasi yang lebih besar daripada simulasi tanggal 25 januari 2008. Wah…. wah… wah… ternyata mau ijin istirahat sakit aja susah yach… Nasib… oh nasib…

Good morning 2008

Selamat pagi dunia.. it’s glad now 2008…

Wow.. kenapa mesti senang kalo sekarang 2008? sebenarnya bukan senang karena 2008 nya, tapi senang karena masih diberi kepercayaan oleh Tuhan untuk meneruskan hidup di dunia ini dengan kesehatan, keluarga, teman, pekerjaan dan lain-lain di sekitarnya.

Oh ya.. terlalu semangat nih sampai lupa kasih ucapan dulu… Selamat Tahun Baru 2008 rekan-rekan pembaca sekalian. Semoga di tahun yang baru ini kita mendapatkan suntikan semangat yang baru, mendapat berkah dan karunia dari yang Kuasa untuk menjadi manusia yang lebih baik, dan terutama jangan lupa juga agar di kehidupan kita yang serba singkat ini kita juga bisa dan hendaknya menjadi karunia bagi manusia maupun mahluk hidup lainnya.

Semoga di tahun ini segalanya menjadi lebih baik, semoga banyak yang disadarkan, banyak yang mendapat anugrah, karunia melimpah dan kebahagiaan menjadi kenyataan. Amin.

Lets go friends… starting a new day of this year with a big spirit….

YOOOOO… GOOOOOO…….

Ngantuukkk bosss

Pagi ini alarm di kamar berbunyi seperti biasa tepat pukul 05.00 dan secara reflek tanganku mematikan alarm, kemudian kembali ke alam mimpi. Badanku capeeeekkk sekali setelah semalam baru sampai di rumah sekitar pukul 01.00 dini hari.

Pukul 06.00 seperti ritual di hari yang lain, aku dan okta berangkat ke kantor menaiki motor legenda bergaris kuning yang kami sayangi. Berjuang melewati jalan-jalan yang biasa kami arungi di hari kerja. Tapi hari ini karena salah satu akses jalan ditutup, maka arus yang seharusnya melalui jalan itu dialihkan ke jalan alternatif. Jadilah jalan alternatif itu jadi neraka jalanan yang OMG banget untuk dilalui. Mempertimbangkan bahwa okta bisa jadi terlambat masuk kantor, akhirnya aku berlabuh ke kantor nya okta dan naik taxi ke kantorku. Sepanjang perjalanan aku ngantuk berat, di taxi udah berniat untuk tidur tapi takut ntar ga dianterin dengan bener ama driver taxinya.

Sesampai dikantor pukul 08.40 masih dengan suasana ngantuk mulailah masuk ke dapur untuk makan bubur kacang ijo dan ketan hitam. hehhehe.. kemudian buka komputer check email, dan berlanjut ke pekerjaan yang makin berbobot. Tapi apa daya semakin lama mataku semakin serasa berat untuk dibuka. Dan otak ini rasanya susah sekali diajak berkonsentrasi.

Saat ini aku sedang menulis blog di laptop ini dengan mata masih begitu berat, badan pegal-pegal dan otak semakin tidak fokus.

Bukan salah daku jika hari ini jadi begitu tidak produktif. Berdasar analisa pribadi terhadap kekuatanku, better aku ga menghadiri meeting hingga jam 01 pagi (yang artinya 7 jam dari jam operasional kantor), daripada esok harinya 8 jam lebih aku ga bisa konsentrasi. Sungguh tidak produktif. …. Life is not so simple.

« Newer Posts - Older Posts »