Feed on
Posts
Comments

Archive for the 'OfficeLive' Category

Berseru dalam hati

Tadi pagi berangkat kantor seperti biasa aku lewat cideng, disitu kan ada penyempitan jalan karena ada perbaikan jalan. Nah disitu ada mobil angkot yang sama-sama mau masuk ke jalan yang menyempit itu. Meski akhirnya aku yang masuk duluan tapi sempat plotot-2an. Dari dalam hati masing-masing kemungkinan seperti ini :
Dona : Dasar angkot ga mau kalah
Supir […]

Read Full Post »

saat sakit pun harus dijadwal

Beberapa minggu terakhir ini aku sedang ada project di kantor. Project yang deadlinenya sangat mepet bahkan cenderung mustahil untuk dipenuhi. Singkat cerita tanggal 25 januari kemarin akan diadakan simulasi kecil untuk melihat bagaimana hasil dari project tersebut di gunakan di operasional dan keputusan tanggal 25 januari itu diumumkan pada tanggal 21 Januari 2008 malam. 
Tanggal 22 januari […]

Read Full Post »

Ngantuukkk bosss

Pagi ini alarm di kamar berbunyi seperti biasa tepat pukul 05.00 dan secara reflek tanganku mematikan alarm, kemudian kembali ke alam mimpi. Badanku capeeeekkk sekali setelah semalam baru sampai di rumah sekitar pukul 01.00 dini hari.
Pukul 06.00 seperti ritual di hari yang lain, aku dan okta berangkat ke kantor menaiki motor legenda bergaris kuning yang […]

Read Full Post »

Hitam, hijau, besar, kecil

Pasti bingung kalo baca judulnya. Judul tersebut diambil dari beberapa pepatah.
Rambut tetangga lebih hitam dari rambut sendiri (- kalo ga di cat yach)
Rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri
Gajah dipelupuk mata tak tampak, semut diseberang lautan tampak
Jadilah kombinasi ketiganya jadi hitam, hijau, besar, kecil. – hehee..
2 hari yang lalu sewaktu istirahat siang, secara tidak […]

Read Full Post »

Stop ! Listen to me

Kata buku-buku waktu jaman sekolah, manusia adalah mahluk sosial yang dalam arti gampangnya, manusia membutuhkan manusia lain. Salah satu contoh nyata kita sebagai manusia membutuhkan orang lain adalah saat berbicara. Untuk orang theater mungkin terbiasa ngomong sendiri didepan kaca (hehhehe..) karena mereka perlu mendalami ekspresi yang mereka tampilkan, tapi untuk orang awam yang ngomong sendiri didepan […]

Read Full Post »