Impian indah
Sep 4th, 2008 by donamelia
Kalo lagi diatas motor, sering banget aku mikir mau nulis apa yach di blog. Kasihan blog ini udah beberapa bulan ga disuplai artikel baru. Tapi giliran udah di depan komputer, eh ternyata pusing juga mau nulis apa. Sering banget aku kagum ama okta, kok bisa yach dia nulis segitu rajin. ehmmm.. tapi sering juga aku tersadar bahwa wajar juga sih, emang disegala bidang dia lebih rajin dari aku. Dari mulai dari bangun pagi, sampai urusan kerja di depan komputer, oh ya sampai ke urusan menyelesaikan seri DVD. Tapi kayanya akhir-akhir ini penyakit malas ku mulai menular ke okta juga, buktinya pagi ini kami berdua bangun kesiangan (meski sebenarnya hampir setiap hari aku bangun kesiangan). Dah hasilnya kami berdua terburu-buru berangkat, dan seperti yang anda semua ketahui mengenai betapa macetnya jakarta (meski saat bulan puasa begini). Alhasil bercampur antara emosi, rada khawatir terlambat (meski udah pasti), dan berharap kemacetan cepat berlalu, kami melalui jalan jakarta untuk sampai ke kantor. Sampai dikantor ku okta langsung buru-buru jalan lagi sampai lupa blessing aku dan baby oten seperti yang seharusnya dia lakukan tiap hari. Tapi yach namanya buru-buru, akhirnya aku blessing sendiri aja diriku dan baby oten.
Ga tau gimana cerita dia di kantor. tapi begitu sampai ke ruangan kerja aku langsung sibuk berkutat dengan project ku yang serasa never ending ini. Dipenuhi many changes, many new request dan many many many kebawelan dan kepentingan politik kantor, hal-hal yang akhir-akhir ini membuat aku sibuk berpikir harus manusia menjadi sebegitu repotnya menyelamatkan kepentingannya (bahkan kadang tanpa berpikir panjang dan resikonya).
Aku pun teringat apa yang pernah aku dengar di sebuah radio (ini kalo pas sempet berangkat pake mobil kantor). Apa sih tujuan hidup kita? apakah uang ? kalo uang, rasanya itu bukan value yang cukup berarti untuk sampai harus dikejar mati-matian. lalu kalo bukan uang terus apa ? Kebahagiaan ? tapi kebahagiaan macam apa ? sebuah permainan pikiran yang masih terus ada di pikiran sebagian orang. mau jadi apa sih kita ini? kita mau hidup kita seperti apa ? impian apa yang mau kita capai ? masuk akal ga sih impian kita ? mau berapa lama impian kita tercapai ? wah ternyata banyak juga yach pertanyaan kehidupan…
Saat ini mungkin aku hanya mau yang simple aja. Menikmati setiap moment bahagia yang aku dapatkan. Menikmati saat aku gemes liat wajah okta yang tiap malem berebut selimut tebal dengan aku, menikmati saat okta tiap pagi dan malam menyodorkan susu ibu hamil, menikmati saat aku memeluk chacha, menikmati saat aku berbicara dengan mamaku di telp, menikmati mimpi malamku bertemu dengan papa tercinta (meski tanpa suara), menikmati debat dengan customer tentang request-request yang kadang aneh dan membingungkan, menikmati dikejar-kejar deadline, menikmati usg yang dilakukan dr. boy untuk melihat baby oten, menikmati kemacetan kota jakarta dengan rasa syukur bahwa ternyata makin banyak orang mampu beli mobil ato motor. Intinya menikmati setiap hal di dunia ini baik dalam kondisi positif maupun yang terlihat negatif. Tapi semua itu belum menjawab impianku. Impianku adalah punya keluarga yang bahagia, aku ga butuh karir sempurna, tapi aku ingin punya keluarga sempurna, meski sempurna itu hampir tidak ada didunia ini, tp minimal aku bisa memiliki keluarga terharmonis sejauh kami bisa, dan semua itu tidak perlu diukur dengan betapa tinggi jabatanku, berapa besar penghasilanku maupun suamiku, berapa banyak deposito atau berapa reksa dana yang kami punya.
Dan untuk mencapai semua itu aku tau tidak seperti di sinetron atau telenovela yang semua bisa terlihat serba instan, semua pasti butuh usaha. Dan aku itulah impianku, impian yang ingin aku kejar. Amin.
Jadi apa impian anda ??

Banyak orang berpatokan kebahagian diukur dari harta benda, kemudian banyak waktu dan usaha dikerahkan untuk meraih yang namanya harta. Kemudian sedikit demi sedikit mulai melupakan bahwa kita masih mempunyai keluarga dan orang-orang disekitar kita yang juga menjadi sumber kebahagian kita.
pasti banyak rintangan buat mencapai apa yang kita inginkan bersama, tapi aku juga yakin, kita bisa melaluinya..
I Love You!
menikmati proses hidup lebih penting drpd tujuannya kali don.
aku juga setuju dg kamu, nikmati saja kehidupan ini, pahit manis, itulah sukses.
yach bener meiy, hidup itu kan harus dinikmati setiap detiknya
yo olo, ini suami istri mesra dan romantis banget, yak.
Keren! Keren!
lagi project apa don?
nama juniornya siapa nih? jadi bisa kubook duluan domainnya… hehehe