Hari - hari begitu berat aku lalui setelah kepergian papa. Maklumlah aku anak tunggal, yang artinya semua tanggung jawab rumah tangga secara otomatis berpindah ke diriku. Awalnya aku merasa pusing tujuh keliling, hampir tiap waktu aku berteriak “OMG berat sekali, bisa cepet tua nih kalo gini terus”.

Dalam segala kepusingan itu aku semakin dalam mendekatkan diri dengan Tuhan memohon kekuatan dan jalan. Yach syukurlah, meski masih dalam proses tapi sedikit demi sedikit aku sudah mulai bisa membiasakan diri dengan tanggung jawab tersebut. Dan pagi tadi saat bangun dari tidur nyenyak semalam aku melihat matahari bersinar dengan cerahnya. Aku bersyukur Tuhan masih memberi anugrah kehidupan yang indah pada diriku. Akupun bersyukur bahwa aku bisa melihat hari demi hari berjalan dengan semakin indah.

Semoga aku dapat terus bertahan dan semakin mensyukuri seluruh anugrah yang Tuhan berikan.

Refleksi diri : 28 Mei 2008