Never Forget
Hari Sabtu tanggal 5 April 2008, sekitar pukul 6 pagi aku menerima telp dari mama yang mengabarkan papa telah tiada.
Kaget, shock, dan bingung melanda emosiku.
Tidak banyak yang bisa aku pikirkan saat itu, selain 1 hal yaitu cari tiket ke semarang secepatnya !!!.
Hari ini tanggal 17 april 2008, aku masih tidak mampu menuliskan emosiku dalam blog ini. Saat aku mengetikan sekelumit tulisan ini pun aku masih saja berusaha menahan air mataku.
Sulit mempercayai ayahku tak lagi mendampingi aku secara fisik, meski aku selalu percaya ayahku akan selalu disampingku di setiap detik hidupku, mengarahkanku, membimbingku dalam bentuk yang berbeda.
selamat jalan papa tercinta, aku sayang papa…
in memoriam : Hadi Pramana - Bee Tiauw Tjwan (5 November 1938 - 5 April 2008)

April 18th, 2008 at 9:26 pm
nasib kita serupa.ayahku juga tiada 2 bulan yg lalu.
semoga kamu tabah selalu.
April 19th, 2008 at 3:13 pm
Terima kasih.
Hidup terus berlanjut, meski berat tapi harus dihadapi.Aku ingin hidup lebih baik lagi, menjadi orang yang mampu memberikan cahaya bagi orang lain. Mengisi hidup dengan segala sesuatu yang berguna, hingga suatu waktu nanti saat aku harus menutup mata selamanya tiada lagi penyesalan.
April 29th, 2008 at 9:52 am
semoga tabah dona, maafkan baru kesini, aku jarang juga BW.
mungkin papamu hanya butuh doamu sekarang, dia sudah bahagia disana
April 29th, 2008 at 6:15 pm
Dalam kedukaan dona masih bisa menjadi teladan, menjadi berkat buat kita yang suatu saat akan merasakan kedukaan yang sama, atau bahkan sedang merasakannya.
Turut berduka dari aku n uly.
April 30th, 2008 at 11:20 am
Sorry to hear that,
may Angels lead those
demised one into the Heaven..
May God gave you and family
the strength and wellness.
May 21st, 2008 at 8:00 am
Semoga tabah…
June 13th, 2008 at 10:27 am
turut berduka cita ya..
semoga arwah papamu diterima oleh Tuhan YME..
btw, nama kita sama percis : Dona Amelia