Our Wedding day
Jul 8th, 2007 by donamelia
Thank God…. itu yang pertama kali aku ucapkan saat selesai melakukan penanda tanganan surat catatan sipil. Yang artinya aku dan okta sudah resmi jadi pasangan suami istri.
Dimulai pukul 02.30 dini hari, alarm di handphone ku berbunyi. Artinya aku harus mandi karena pukul 03.30 kami serombongan (mulai dari mamaku, mama okta, cici okta, aku dan okta) harus sudah siap di SIGA. Alhasil ternyata kami memang berhasil sampai ke SIGA tepat pukul 03.30. Ternyata kalo urusan udah urgent gini pada bisa disiplin juga yach. hehehhe.. (termasuk aku tentunya).
Langsung deh aku di dudukin dikursi riasnya Yuli (make up artis yang ngurusin make up dan rambut dari prewedd hingga wedding). Mulai deh tempel foundation, cukur alis, pasang bulu mata… heheh… hasil ringkasnya… aku jadi cantik deh..
ehm… ehm… kayanya aku ga sabar deh nulis satu-satu.. soalnya ini lagi ngetik di rumah dan kipas angin mati, jadi panas banget….. boleh aku cepetin aja yach ceritanya… hihihiii..
Singkat cerita pukul 08.30 aku dan okta keluar dari SIGA menuju ke rumah di rasamala, karena terlalu pagi untuk langsung ke gereja. Di rumah kami sempat buka foto studio dadakan hehehe.. yach sambil ngisi waktu kita berpose-pose dulu dengan latar belakang tembok rumah. heheh. norak yach…
Pukul 10.15 kami meninggalkan rumah dan menuju ke gereja yang jaraknya ga lebih dari 200 meter dari rumah kami. Pukul 10.30 tepattttt kami turun dari mobil dan mulai menapaki lorong gereja untuk menyatukan komitment kami…
bersambung……

You by my side, thats how I see us
I close my eyes, and I can see us
Were on our way to say I do
My secret dreams have all come true
I see the church, I see the people
Your folks and mine happy and smiling
And I can hear sweet voices singing, Ave Maria
Oh my love, my love this can really be
That someday you’ll walk down the aisle with me
Let it be, make it be that I’m the one for you
I’ll be yours, all yours, now and forever
I see us now, your hand in my hand
This is the hour, this is the moment
And I can hear sweet voices singing, Ave Maria
Ave Maria, Ave Maria, Ave Maria
– The Wedding
saat lagu itu terdengar aku sudah tidak bisa menahan rasa haru, beberapa pasang mata menatap kami dengan keharuan yang sama..
perasaan bahagia, saat senyuman dan anggukan sebagai pengganti ucapan selamat dari saudara, rekan dan sahabat..
Sebuah perjalanan panjang baru saja dimulai..
Let it be, make it be that I’m the one for you
I’ll be yours, all yours, now and forever
sampai detik aku melakukan approve untuk comment okta ini aku masih terharu… hiks.. hiks..
Mungkin ini hasil dari perjuangan panjang kami menuju ke pernikahan, dan ini adalah awal dari sebuah perjuangan baru di jalan yang lebih panjang, dan pasti lebih menantang.
I love you…
Let it be, make it be that I’m the one for you
I’ll be yours, all yours, now and forever.