guk…. guk… meong.. eh salah.. masa guk guk ketemu ama meong.. bisa berantem dong. heheheh.. Suatu hari pas panas terik di tengah hiruk pikuk kota jakarta yang padat tiada taranya.. aku mendengar seseorang berteriak mengumpat “anjing loe!!!”. bukan ke aku sih, tapi ke seorang penyebrang jalan yang sedang berjuang menyebrangi lautan motor dan mobil yang begitu ganasnya.
Anjing.. ehm.. aku pernah punya 4 anjing, 1 jenis pekingness (ini anjing pertama yang aku punya), 2-4 adalah jenis pom pom, dari ke 4 anjing itu semuanya meninggalkan kesan yang indah, anjing pertama menyelesaikan pengabdiannya karena usia tua, anjing ke 2 dengan cara di curi orang, anjing ke 3 dan 4 meninggal karena penyakit ga doyan makan.
Keempatnya meninggalkan kesan yang sangat mendalam buat aku. Mereka semua manis, dan selalu bersahabat. Lalu kenapa orang tadi diatas berteriak seperti itu ?? Apakah anjing yang ada dibenak mereka adalah jenis kehidupan yang rendah ?. Jika memang demikian adanya, apakah orang yang mengumpat itu pasti lebih bersahabat dari pada anjing ? atau dengan mengumpat anjing maka dia merasa lebih bagus dari anjing ?. Entahlah .. aku pun tak tau apa yang ada di benak mereka. Hanya saja kadang dikehidupan sehari-hari aku merasa manusia juga tidak lebih terhormat. Banyak orang saling menghianati, saling membunuh, dan mungkin yang paling mengherankan, manusia itu saling senggol aja bisa baku hantam (yang ga jarang melibatkan anggota kampungnya).. ealaaahhh tobatttt… kalo anjing yang senggolan mungkin ga sampe berantem segitunya, paling mereka cukup jantan untuk 1 lawan 1. hahhahah…
apapun itu.. aku cuma ingin kita semua kembali melihat ke diri masing-masing, apakah kita masih cukup beradab untuk tetap disebut sebagai manusia dengan segala anugrah yang telah Tuhan berikan untuk kita. Jika kita masih kurang beradab, mungkin sekarang saat yang tepat untuk merenungkan dan mengamalkan semua perbuatan kita, agar menjadi manusia yang lebih baik.
Dan mungkin suatu saat kita tidak perlu mengumpat dengan kata “anjing” tapi “kucing” atau “ikan ” atau “kura” atau “ulat” entahlah toh semua hewan tersebut tetap aja hewan yang lucu-lucu. Ato alternative lain kita gunakan hewan seram seperti “buaya”, “singa” ato “gajah”.

aku suka anjing!
apalagi kalau dibuat… *uhm* sop
wkwkwk
kidding